Asap Kebakaran California Sampai ke Kanada, Udaranya Terburuk di Dunia

Asap dari kebakaran hutan California dan Oregon sampai ke Vancouver, kota terbesar ketiga di Kanada. Kota itu terkenal dengan pemandangan indah pegunungannya dan angin laut yang segar, tapi kini tercemar dengan udara kotor dari asap kebakaran hutan.

Pada Jumat (28/9/2020) meski diperkirakan akan turun hujan badai, kota yang berjarak sejauh 1.300 kilometer di utara California itu untuk kedua kalinya pekan ini menduduki puncak Indeks Kualitas Udara Dunia terburuk.

Posisinya sempat digeser sebentar oleh Portland di negara bagian Oregon yang juga dilanda kebakaran hutan.

"Saya terus kesulitan bernapas, dada saya rasanya seperti meledak, saya merasa seperti tercekik," kata Fatima Jaffer (58) mahasiswa doktoral di University of British Columia kepada AFP. "Saya takut kerusakan jangka panjang yang mungkin diakibatkan asap ini pada paru-paru dan asma saya."

Sejak 8 September setiap hari pihak berwenang di wilayah metropolitan berpenduduk 2,5 juta orang itu mengeluarkan peringatan kualitas udara, dan Vancouver pun membuka lima "tempat penampungan udara bersih" yang telah disaring.

Para peneliti mencatat, buruknya kualitas udara yang dihirup setara dengan merokok 8 batang sehari. Pejabat kesehatan lalu mendesak semua warga untuk menutup jendela dan menghindari olahraga berat atau aktivitas luar ruangan, terutama bagi yang menderita penyakit pernapasan.

Jaffer melanjutkan, asmanya yang memburuk menambah rasa panik dan ketakutan, karena dia baru saja pulih dari Covid-19 yang merusak indra penciumannya.

Lalu sekarang dia khawatir kabut asap dapat meningkatkan kemungkinannya terinfeksi ulang atau menyebabkan komplikasi kesehatan baru. Ini adalah "pekan yang mengerikan bagi kualitas udara," ujar Armel Castellan ahli meteorologi kesiapsiagaan federal. "Partikulat udara halus menaikkan Indeks Kesehatan Kualitas Udara kami." "Tidak diragukan lagi ini sangat besar dan sangat memprihatinkan."