Kapal Kargo Terbakar, Sri Lanka Minta Bantuan India

Kebakaran kapal kargo berbendera Singapura di lepas pantai Colombo, Sri Lanka, belum bisa dikendalikan. Awalnya api ditemukan di bagian depan kapal pada 20 Mei. Pemadaman sudah dilakukan tapi ternyata titik api masih ada.

Pada 24 Mei, kebakaran yang lebih hebat terjadi di kapal bermuatan bahan kimia dan kosmetik itu. Cuaca buruk semakin memperbesar nyala api. Akibatnya, 25 awak kapal dan 12 pemadam kebakaran harus dievakuasi. Angkatan Laut Sri Lanka sempat mendengar ledakan dari kapal.

Peristiwa ini juga dikhawatirkan bakal membuat 350 metrik ton minyak mencemari lautan. Menteri Perikanan Sri Lanka mengatakan tidak memiliki sumber daya yang memadai untuk mengelola seluruh tumpahan minyak. Oleh sebab itu, Sri Lanka meminta bantuan India untuk mengatasi masalah ini.

 
 

Upaya pemadaman terus dilakukan. Pemerintah Sri Lanka meminta warga menghindari pantai dan menyentuh benda-benda asing yang mengambang di laut karena kemungkinan itu berasal dari kapal.

Kapal X-Press Pearl berangkat dari Gujarat, India, pada 15 Mei. Kapal itu menuju Singapura melalui Sri Lanka.