Apel Kesiapsiagaan Menghadapi Musim Hujan Tingkat Provinsi DKI Jakarta

Musim penghujan diperkirakan akan segera datang. Pemprov DKI Jakarta mengadakan Apel Kesiapsiagaan Menghadapi Musim Hujan Tingkat Provinsi DKI Jakarta.

Apel di Pimpin oleh Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan di lapangan Silang Monas Jakarta pada Rabu (13/10/2021) Pagi.

Apel ini di ikuti seluruh Satuan Petugas Tanggap Bencana DKI Jakarta diantaranya melibatkan Petugas Pemadam DKI Jakarta serta berbagai unsur relawan masyarakat.

Gubernur DKI dalam sambutannya menghimbau agar selalu siaga dan bersiap karena akan memasuki musim penghujan. Harapannya agar masyarakat mulai memastikan di wilayah masing-masing kondisi lingkungan relatif aman khususnya terkait dengan listrik dan gas yang dapat menimbulkan resiko kecelakaan.

Ada 3 Frone yang akan dihadapi DKI Jakarta, yaitu

1) Frone Pesisir yaitu Rob.

2) Frone dari kawasan selatan pegunungan yaitu air hujan yang di alirkan melalui 13 sungai masuk ke Jakarta.

3) Hujan lokal yang terjadi di Jakarta.

Dengan menghadapi 3 frone tersebut, DKI Jakarta mempunyai prinsip Siaga, Tanggap dan Galang. Harapannya supaya bisa menggerakan seluruh unsur masyarakat.

Target Operasi adalah
1) Tidak ada korban jiwa
2) Target untuk bisa surut permukaan air genangan dalam waktu 6 jam sesudah hujan selesai atau 6 jam sesudah permukaan air sungai kembali ke posisi normal.

Daya tampung sistem Drainase Jakarta maksimal 100 mm hujan per hari. Jika hujan di atas 100 mm akan terjadi genangan. Kalau hujan dibawah 100 mm tidak boleh terjadi genangan. Tanggung jawab Pemprov DKI Jakarta bilamana dibawah angka tersebut harus semua bisa tertangani.

Semoga dengan adanya target operasi tersebut diharapkan bisa berjalan dengan baik, kita semua bekerjasama seluruh unsur yang ada di Jakarta untuk mengamankan Ibukota.