Pengendalian Sarana Proteksi Kebakaran Pada Bangunan.

           Kegiatan ini dilakukan melalui keterlibatan Dinas Pemadam Kebakaran di dalam mekanisme pendirian bangunan baru dan maupun pemantauan terhadap bangunan-bangunan lama.

          Pada pendirian bangunan baru, keterlibatan dari Dinas Pemadam Kebakaran meliputi kegiatan sebagai berikut :

- Pemeriksaan gambar rencana bangunan untuk bangunan bertingkat tinggi serta bangunan    tertentu;
- Konsultasi perencanaan teknis instalasi proteksi kebakaran dan sarana penyelamatan jiwa serta    manajemen keselamatan kebakaran pada bangunan-bangunan  yang akan dibangun;
- Pemeriksaan sarana proteksi kebakaran, sarana jalan keluar dan     manajemen   keselamatan kebakaran pada bangunan dalam rangka pemberian rekomendasi ijin   penggunaan bangunan (IPB) untuk bangunan-bangunan baru.

           Sedangkan untuk bangunan-bangunan lama, Dinas Pemadam Kebakaranmelakukan pemantauan dan penilaian terhadapa kinerja sarana proteksi kebakaran, sarana jalan keluar serta manajemen keselamatan kebakaran pada bangunan yang bersnagkutan, yakni melalui program pemeriksaan berkala. Pemeriksaan berkala pada bangunan lama ini dilakukan untuk setiap 1 sampai dengan 3 tahun.

           Dalam melaksanakan program pemeriksaan berkala ini terhadap bangunan yang memenuhi syarat-syarat sesuai ketentuan yang berlaku dalam arti, sarana proteksi kebakaran, sarana jalan keluar dan manajemen keselamatan kebakarannya dalam kondisi lengkap dan kinerja baik, maka kepada bangunan tersebut akan diberikan sertifikat layak huni. Sedangkan, sebaliknya bagi bangunanan yang tidak memenuhi syarat akan diberikan peringatan tertulis/ teguran, yang untuk selanjutnya akan diberikan sanksi sesuai dengan tingkat kekurangannya.