Profil Kadis Damkar-PB

22 May 2013
By: Syarifudin / Media113

Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (Damkar dan PB) DKI Jakarta terhitung 14 Februari 2013 dipimpin oleh H Subejo SH MSi. Pada tanggal itu, Subejo yang sebelumnya menjabat Kepala Bidang Operasi Dinas Damkar PB dilantik sebagai Kepala Dinas Damkar PB DKI Jakarta oleh Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo di Balai Agung, kantor Gubernur DKI Jakarta. Ia menggantikan posisi DR Paimin Napitupulu MSi.

Acara serah terima jabatan telah dilakukan di halaman Kantor Dinas Damkar PB DKI Jakarta, Jalan KH Zainul Arifin, Jakarta Pusat,  Senin, 18 Februari 2013, pukul 09.30 Wib. Jabatan Kadis Damkar PB DKI Jakarta telah diemban Paimin Napitupulu selama 4 tahun tiga bulan.

Paimin menitip pesan kepada Kadis Damkar dan PB DKI yang baru, Subejo, supaya tidak pernah luntur semangatnya dalam meningkatkan kualitas kinerja Dinas Damkar PB.

Bagi Subejo, menjadi orang nomor satu di Dinas Damkar PB DKI Jakarta sudah menjadi rencana Tuhan. “Yang jelas, prinsip hidup saya adalah saya haus dan tidak pernah puas akan ilmu. Dalam menjalani hidup, saya akan melengkapi diri saya dengan keterampilan dengan pengetahuan yang mungkin bisa saya raih,” kata pria kelahiran Surakarta, 10 April 1961 ini.

Menurutnya, pembekalan ilmu dan keterampilan itu agar dirinya benar-benar siap. Dalam arti, siap dalam pemenuhan syarat jika diberikan tugas apapun, khususnya berkaitan dengan masalah kebakaran. “Jangan sampai belum bertanding sudah kalah duluan,” ujar Subejo yang termasuk paling rajin mengikuti diklat dan pendidikan formal.

“Semua itu saya lakukan dalam rangka melengkapi kekurangan saya. Karena sebetulnya saya merasa masih banyak kekurangan. Ketika saya menyadari masih ada kekurangan, saya rajin mengikuti diklat, membaca buku, dan melanjutkan kuliah,” kata Subejo yang pernah menjabat Kepala Sudin Damkar PB Kodya Administrasi Jakarta Selatan.

Di bidang pendidikan formal, Subejo bahkan mengaku tidak mau kalah jika nilainya lebih rendah dibanding rekannya di sekolah. Ia sadar,  kebiasaannya itu ada efek negatif. Tapi itulah Subejo, dengan sepenuh hati ia berupaya next times nilainya harus lebih tinggi dari temannya itu.

Namun, melalui cara itu, ternyata semakin memotivasi dirinya melanjutkan studi program S3 di Universitas Brawijaya, Malang, Jawa Timur. “Sekarang tinggal disertasi,” ujarnya.

Terkaitan jabatan barunya ini, Subejo mengatakan, pemberian tugas ini amanah sekaligus cobaan. “Apakah saya mampu atau tidak mengemban amanah ini. Kalau tidak mampu, pasti akan dievaluasi oleh Gubernur DKI. Maka nawaitu saya adalah bekerja sebaik mungkin. Kemudian, memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, mempertahankan serta meningkatkan yang sudah baik, dan memperbaiki jika ada yang harus diperbaiki. Itu juga menjadi komitmen saya dengan Pemda DKI Jakarta,” tuturnya.   

Menurutnya, semua orang punya cita-cita bahkan ambisi untuk menduduki suatu jabatan tertentu. “Tapi jangan ambisius,” katanya, mengaku lumrah jika semua orang, termasuk pegawai pemadam, suatu saat ingin menjadi pimpinan di pemadam.

“Ketika saya sudah punya cita-cita itu, maka harus diimbangi dengan ikhtiar. Misalnya  saya menyiapkan ilmu dan pengetahuan. Masalah nanti tidak diberikan kepercayaan, ya tidak apa-apa. Karena itu sudah bagian dari takdir,” imbuhnya.

Bagi yang dipercaya, lanjutnya, itu merupakan bagian dari hak prerogatif yang berkuasa, dalam hal ini gubernur. Subejo pun yakin gubernur punya banyak kandidat sebagai bahan pertimbangan beliau. Tetapi, ketika gubernur  memutuskan memberikan kepercayaan itu kepada Subejo, mungkin beliau menilai dirinya telah memenuhi syarat.

“Jika tidak memenuhi syarat, saya tidak akan dipilih. Misalnya pangkat saya masih III D, ya tidak bisa. Maka, di samping syarat normatif saya coba penuhi, dari aspek lain pun saya siapkan juga, misalnya dari aspek kesiapan mental. Toh, jika tidak terpilih, saya tidak akan mutung, terus kerjanya jadi serampangan. Saya juga berusaha profesional dan ikhlas saja,” kata Subejo.

Saat ini, Subejo tengah mengupayakan bawahannya mendukung program kerja Gubernur DKI Joko Widodo.  “Karena program kerja yang kita lakukan di Damkar PB merupakan turunan dari program kerja Gubernur DKI Jakarta,” jelasnya.

SUBEJOGRAFI:

Nama                            : H. Subejo SH MSi
Tempat, tanggal lahir     : Surakarta, 10 April 1961
Jabatan                         : Kadis Damkar PB Provinsi DKI Jakarta

Pendidikan Formal:

1983                             : Lulus SMAN 2 Jakarta Barat
1988                             : Lulus S1 Fakultas Hukum Univ. Muhammadiyah Jakarta
2001                             : Lulus Magister Sains (S2) Univ. Padjajaran

Riwayat Pekerjaan:

1999`                            : Ka. Subbag Pembinaan Pegawai Bagian Kepegawaian Dinas Damkar PB
2001                              : Ka. Subbag Kepegawaian Bagian Tata Usaha Dinas Damkar PB
2006                              : Ka. Unit Pusdiklatkar Dinas Damkar PB
2008                              : Kasudin Damkar-PB Wilayah Jakarta Selatan
2010                              : Ka. Bidang Operasi Dinas Damkar PB
2013                              : Ka. Dinas Damkar PB Prov. DKI Jakarta   


Create Account



Log In Your Account