Kasudin PKP Jaksel, Irwan SH MM: Jika Terjadi Kebakaran, Jangan Panik!

28 Jun 2016
By: Syarif /

Umat Islam sedang melaksanakan ibadah puasa Ramadhan 1437 H tahun 2016. Bagi yang sedang berpuasa, biasanya menunggu saat-saat menyenangkan ketika sedang menyantap hidangan berbuka dan saat sahur. Di dua moment ini, mereka yang paling sibuk biasanya para ibu-ibu atau wanita yang ada di keluarga tersebut, melakukan aktivitas memasak untuk hidangan berbuka dan sahur.

Hanya, terkadang karena faktor saking sibuknya, atau faktor kelelahan, ada juga yang abai memperhatikan situasi masak-memasak di dapur. Kelalaian yang paling fatal adalah meninggalkan kompor yang sedang menyala ketiga memasak di dapur. Bahayanya, jika terjadi kebakaran dari salah satu peralatan memasak tersebut. Faktanya, kondisi seperti ini kerap terjadi di bulan Ramadhan dari tahun ke tahun.

Kasus kebakaran juga kerap terjadi menjelang bahkan beberapa hari setelah Idul Fitri. Termasuk tren kebakaran yang terjadi di Ibu Kota DKI Jakarta. Pasalnya, sebagian besar warga Jakarta memilih merayakan Lebaran di kampung halamannya. Kadang ada warga  lalai memperhatikan masalah pencegahan terjadinya kebakaran pada bangunan rumahnya, sebelum berangkat mudik ke kampung halaman.

Jakartafire.net mewawancarai Kasudin Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Selatan, Irwan, SH, MM, terkait situasi kebakaran pada saat bulan Ramadhan hingga paska Idul Fitri, khususnya di wilayah tugasnya. Irwan pun memberikan beberapa imbauan kepada warga berkaitan dengan upaya pencegahan hingga penanggulangan dini jika terjadi kebakaran. Berikut petikannya:

Ancaman bahaya kebakaran menjadi momok menakutkan bagi warga Jakarta, termasuk warga Jakarta Selatan pada saat bulan Ramadhan hingga beberapa hari setelah Lebaran. Tindakan preventif apa saja yang harus dilakukan warga?

Imbauan saya untuk masyarakat Jakarta, khususnya Jakarta Selatan yang  ingin mudik untuk merayakan Lebaran di kampung halaman beberapa hal yang harus diperhatikan demi keselamatan bersama. Pertama, perhatikan aliran listrik di rumah. Jadi, matikan atau cabut saja  aliran listrik, misalnya aliran listrik ke kulkas, AC, dispenser, rice cooker, mesin air, dan yang lainnya. Untuk penerangan lampu di rumah, misalnya cukup dinyalakan lampu bagian depan rumah, kamar mandi, dan satu bagian ruang utama bila memang harus diterangi.

Yang harus diperhatikan juga, ketika mencabut aliran listrik, misalnya aliran listrik ke kulkas, harus benar-benar dicabut dari stop kontak. Jika masih menempel, belum sepenuhnya tercabut, dapat menimbulkan gesekan panas, karena masih ada tarikan api dari arus listrik yang ada di stop kontak. Jika dibiarkan dapat terjadi korsleting listrik hingga terjadi kebakaran.

Selain menjaga keselamatan dari bahaya yang menimbulkan terjadinya kebakaran, ada kekawatiran rumah yang ditinggal kosong riskan terhadap aksi kejahatan?

Harusnya ada satu orang yang menjaga rumah itu. Jika bisa, jangan semuanya pulang kampung. Jika terpaksa semua penghuni rumah itu pulang kampung, dia harus mencari tahu tetangganya yang tidak pulang kampung. Dia nitip pesan kepada tetanggnya, apakah sekadar melihat-lihat kondisi rumahnya. Dan jangan lupa memberikan nomor telepon yang bisa dihubungi tetangganya itu, untuk menjaga-jaga ada hal penting yang bisa dinformasikan.

Musibah kebakaran kerap terjadi pada saat Ramadhan, karena banyak Ibu-ibu melakukan aktivitas memasak untuk hidangan buka dan sahur. Termasuk juga mendekati Idul Fitri, karena banyak warga Jakarta yang pulang kampung. Bagaimana dengan kejadian kebakaran di wilayah Jakarta Selatan pada momen-momen ini?

Alhamdulillah, kemarin saya sudah menyampaikan laporan pada saat rapat pimpinan di Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Provinsi DKI Jakarta, bahwa selama Ramadhan kejadian kebakaran di Jakarta Selatan jumlahnya menurun. Keberhasilan ini berkat kerja sama yang baik antara Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Selatan dengan pihak kecamatan, kelurahan, hingga tingkat rukun tetangga di wilayah Jakarta Selatan. Kami terus melakukan sosialisasi dan pendekatan kepada pihak-pihak terkait tentang pencegahan dan penanggulangan kebakaran. Alhamdulillah, memasuki bulan Ramadhan hingga tanggal 24 Juni 2016, terjadi dua kali peristiwa kebakaran. Dan baru kemarin Sudin Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Selatan memberikan bantuan penanggulangan dan penyelamatan kebakaran ketika terjadi di wilayah Tangerang Selatan dan Depok.

Berapa jumlah kebakaran yang terjadi di Jakarta Selatan dari Januari hingga jelang akhir Juni 2016?

Hingga tanggal 24 Juni 2016, peristiwa kebakaran di wilayah Jakarta Selatan sebanyak 69 kasus. Tahun kemarin, pada masa yang sama mencapai 360 peristiwa kebakaran. Kebetulan, bulan Ramadhan tahun ini sedang musim hujan.

Berapa jumlah kantor sektor dan pos pemadam kebakaran yang ada di wilayah Jakarta Selatan?

Jumlah kantor sektor ada tiga, yaitu Sektor Jakagarsa, Pesanggrahan, dan Pasar Minggu. Sementara jumlah pos pemadam ada 22 pos.

Terkait cuaca di Jakarta pada saat bulan Ramadan ini juga sering turun hujan. Bagaimana peranan Sudin Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Selatan dalam hal memberikan bantuan dan penyelamatan terhadap bencana lainnya, termasuk musibah banjir?

Saya terus melakukan koordinasi dengan seluruh kepala seksi, komandan pleton, dan komandan regu, agar terus mengawasi area tugasnya masing-masing. Intinya, kami harus selalu siap memberikan bantuan penyelamatan kepada warga yang mengalami musibah kebanjiran, maupun musibah lainnya.

Imbauan lain kepada warga agar lebih peduli dalam pencegahan terjadinya kebakaran?

Kebakaran itu terjadi, di mananya apinya itu tidak langsung membesar. Kebakaran yang terjadi di rumah, misalnya, apinya bermula dari api yang kecil. Mengapa apinya bisa menjadi besar? Intinya, ketika mengetahui terjadi kebakaran jangan panik. Tetapi memang tidak semua orang bisa tenang, atau tidak panik ketika mengetahui terjadi kebakaran. Jika mereka mengetahui dasar-dasar pengetahuan penanggulangan kebakaran, dia cari tahu objek apa yang kali pertama terbakar. Jika kebakaran akibat korsleting listrik, segera matikan arus listrik dari pusat MCB, sehingga arus listrik ke arah beban akan terhenti.   

Misalnya lagi, jika kebakaran itu terjadi pada kompor, jika apinya masih kecil, bisa juga dimatikan dengan menutupinya dengan handuk yang dibasahkan. Maka, ketika terjadi kebakaran, kita jangan panik, mudah-mudahan kebakaran itu dapat segera ditanggulangi dengan cepat, tanpa banyak menimbulkan kerugian materi, apalagi nyawa.

Apakah jumlah personil pemadam di satuan tugas Sudin Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Selatan sudah memadai?

Jika dilihat dari area wilayah di Jakarta Selatan, memang jumlah sumber daya manusia kami masih kurang. Saat ini, satu unit mobil pemadam paling banyak diawaki empat personil. Idealnya satu mobil pemadam diawaki enam personil. Bahkan satu unit mobil pemadam, ada yang diawaki tiga personil.

Pemberdayaan Balakar?

Balakar tetap kami berdayakan. Tapi, kami juga tidak bisa menuntut banyak bantuan dari Balakar. Karena kami tidak ada hubungan kerja yang mengikat dengan Balakar. Karena Damkar tidak memberikan imbalan materi apapun kepada anggota Balakar, walaupun kami memberikan pembinaan kepada mereka.

Bagaimana dengan kondisi sarana pendukung kinerja di Sudin Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Selatan?

Kalau dari sisi peralatan kinerja, sudah cukup memadai. Tinggal kita mengoptimalkan peralatan untuk kebutuhan tertentu, misalnya untuk penanggulangan dan penyelamatan di bangunan gedung tinggi.

Sumber daya manusianya mampu mengoperasionalkan peralatan canggih tersebut?

SDM kita sudah dapat mengoperasinalkan peralatan canggih tersebut. Hanya memang, beberapa SDM kita itu ada yang tersebar di wilayah tugas Jakarta Selatan, Jakarta Timur, Jakarta Pusat, dan Jakarta Barat. Karena itu, bagi SDM yang mempunyai kemampuan spesifikasi, mereka juga harus komitmen memberikan bantuan keahliannya bila diperlukan oleh satuan dari wilayah lain di Jakarta. Hal ini juga telah dibahas dalam rapat pimpinan dengan Kadis Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Provinsi DKI Jakarta, Bapak Haji Subejo.


Create Account



Log In Your Account