Fire Safety di Gedung Tinggi dan Gedung Pemerintahan

Kasus yang terjadi pada Hotel Wisma Bungur, ternyata bukan satu-satunya kejadian pada tahun ini yang menolak pemeriksaan dalam rangka progres  Fire Safety pada bangunan tinggi. Kepala Subdis Pencegahan DPK DKI Jakarta Ir Syamsir Makmur, MSc mengungkapkan, tahun ini ada sepuluh gedung tinggi yang diberi peringatan. Empat di antaranya adalah gedung pemerintah.

Dan secara keseluruhan, progres pemeriksaan yang telah dijalankan oleh jajaran Kasubdis Pencegahan DPK DKI Jakarta sepanjang Januari sampai Mei tahun ini, sudah 65 gedung tinggi di periksa. “Itu yang menjadi tanggung jawab jajaran Subdis Pencegahan DPK, belum yang per-wilayah,” kata Syamsir.

Seperti diketahui, pemeriksaan atas bangunan tinggi selain dilaksanakan oleh Subdis Penceganan DPK, juga dilaksanakan oleh wilayah. “Bangunan delapan lantai ke atas, diperiksa oleh inspektur dari Subdis Pencegahan DPK. Dan bangunan delapan lantai ke bawah, menjadi tanggung jawab Suku Dinas Kebakaran per-wilayah,” terang Syamsir.

Dari 65 bangunan gedung yang diperiksa itu, 55 di antaranya dinyatakan berhak mendapat sertifikat layak pakai. Dan sepuluh sisanya, mendapat peringatan. ”Termasuk empat bangunan gedung milik pemerintah tadi,” ujar Syamsir.

Jumlah empat bangunan itu tergolong menurun, dibanding tahun lalu yang mencapai sekitar 8 bangunan gedung milik pemerintah yang dikenai peringatan. ”Itu berarti, 50 persen bangunan pemerintah yang diberi peringatan tahun lalu, telah memperbaiki kondisi fire safety di gedungnya,” ungkap satu-satunya sarjana kimia nuklir di jajaran DPK DKI Jakarta ini.

Kesulitan gedung pemerintah dalam memperlengkapi sarana dan prasarana fire safety ini, kata Syamsir, biasanya terkait dengan ketersediaan anggaran. Selama ini, ungkap Syamsir, anggaran untuk memperlengkapi sarana dan prasarana fire safety di suatu gedung pemerintahan, sepertinya memang belum menjadi prioritas utama. ”Sejauh ini, hanya beberapa gedung pemerintah yang kelihatannya peduli untuk memperlengkapi sarana dan prasarana fire safety. Contohnya Gedung BI itulah,” ujar Syamsir. (Ekos)