Dini Hari Terjadi Kebakaran di Samarinda Hanguskan 3 Rumah Dan 6 Orang Tewas

17 Apr 2018
By: Mulat Wijayanto | Pukul 14.55 WIB | Seksi Publikasi dan Pemberdayaan Masyarakat DPKP DKI Jakarta / https://www.merdeka.com | Saud Rosadi

SAMARINDA – (17/4/2018) Kebakaran menghanguskan 3 rumah di Jalan Merdeka 2 RT 91 Kelurahan Sungai Pinang, Samarinda, Kalimantan Timur, dini hari. 6 orang dilaporkan tewas, seorang diantaranya wanita hamil 7 bulan. Api berkobar sekira pukul 02.00 WITA mengejutkan warga sekitar. Belum ada yang tahu persis sebab kobaran api, namun dikabarkan akibat hubungan arus pendek listrik. Api berkobar cepat menyambar rumah lainnya.

"Itu baru dugaan ya karena korslet. Karena tidak ada yang mendengar suara ledakan seperti kompor. Kan banyak warga sudah tertidur," kata warga Jalan Merdeka, Mashadi (46), kepada merdeka.com, Selasa (17/4).

Beberapa menit kemudian, petugas pemadam pun berdatangan. Warga yang tengah tertidur pulas pun, bergegas menyelamatkan sebagian barang mereka. Di tengah kobaran api, mencuat kabar ada satu keluarga terjebak di dalam rumah, yang dihuni Erhamsyah.

"Ada banyak orang di dalam rumah itu. Ada sekitar 5-6 orang," tambah Mashadi.

Usai kobaran api berhasil dikuasai 2 jam kemudian, petugas pemadam bergerak memastikan kabar sekeluarga terjebak di dalam rumah. Benar saja, ditemukan jenazah di dalam rumah itu. Ke-6 korban itu adalah termasuk Erhamsyah, Salim, Fitriani, Dedi Pranadi, Sadariah serta seorang bayi yang masih dalam kandungan ibunya. Satu per satu dievakuasi dari lokasi rumah yang hangus terbakar.

"Benar, ada 6 orang korban meninggal," kata petugas Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kota Samarinda, Nanang Arifin pagi ini.

Peristiwa itu sendiri menghanguskan 3 rumah masing-masing milik Husin Tandri yang terdiri dari 2 KK atau sekitar 7 jiwa, rumah milik Siti Aminah yang dihuni 9 KK atau sekitar 9 jiwa, serta rumah Erhamsyah yang dihuni 3 KK atau 7 jiwa.

"Semuanya ada 8 KK 23 jiwa. Enam diantaranya meninggal," ujar Nanang menegaskan.

"Ada 14 unsur pemadam yang bergabung mulai pemadaman sampai proses evakuasi. Kobaran api mulai jam 2 sampai jam 4 pagi ini tadi. Untuk penyebabnya, masih diselidiki pihak berwajib ya," demikian Nanang.


Create Account



Log In Your Account